Rabu, 22 Februari 2012

Batusangkar,KP. Muhamad Iqbal dari Jorong Lubuk Bauk berhasil keluar sebgai pemenang dalam lomba MTQ Bidang Tilawah antar SD dan SLTP Se Nagari Batipuh. Atas prestasi tersebut, M Iqbal berhak meraih sebuah trophi bergilir dari Kementerian Agama Tanah Datar, trophy dari BPR Pagaruyung, dan hadiah reward Bimbingan berlajar dari E prima Sumbar, serta mendapat kesempatan ikut TC di Kecamatan Batipuh. Sementara juara II diperoleh Khaizelna Misra dari pondok alquran yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh (Jorong Lubuk Bauk) berhak menerima trophy dari lembaga pendidikan E Prima sumbar, dan juara III Aris Firmansyah dari jorong Batulipai menerima trophy dari Kepala Sekolah SMK Batipuh. Sedangkan juara harapan I,II,III diraih oleh Yolla Rahmadani, Khutum Khaira dan Tanri Leo Sani ketiganya berasal dari Pondok Alquran Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh, masing- masing menerima trophy dari pondok pesantren Al Harbie Rambatan, KUA Batipuh, dan dari Pondok alquran Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh. MTQ bidang tilawah antar SD dan SLTP se Nagari Batipuh yang diadakan oleh Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh tersebut, dihadiri oleh anggota DPRD Sumatera Barat Ir Arkadius Dt intan Bano, Camat Batipuh, Muspika, dan tokoh masyarakat Batipuh. Menurut Ketua Yayasan Annur Abdul Rahman Mustafa Akmal Dt Sidi Ali lomba MtQ Yang diadakan dalam ini disamping memperingati maulud Nabi Muhammad saw, juga dalam rangka memperingati dua tahun berdirinya pondok alquran yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh. " lomba ini, juga dalam rangka meng-evaluasi santri yang sedang berlajar di Pondok alquran yang kita bina tersebut. Serta memotivasi santri agar bisa berkompetisi pada MTQ ditingkat Nagari, Kecamatan maupun Kabupaten" ujarnya. Apalagi program yang kita laksanakan di Pondok al Quran, yakni untuk memadukan pendidikan agama khusus pendidikan alquran dengan pengambangan nilai adat dan budaya sebagai pengembangan pendidikan berkarakter sejak dini kepada siswa. Sementara Arkadius Dt Intan Bano menberikan apresiasi atas program pendidikan yang berkarakter dilakukan oleh yayasan Annur Abdul Rahman. Pengembangan seni dan menghidupkan kembali tradisi silat dan adat yang dilakukan ini perlu dicontoh oleh lembaga pendidikan lainnya. Bahkan, selain itu di Yayasan ini juga dikembangkan program ekonomi kerakyatan, yakni usaha peternakan. " saya akan memperjuakan usaha tersebut nantinya sehingga kelompok dan anak anak yang berlajar diyayasan tersebut, bisa terbantu sebagai usaha pemerintah daerah membantu ternak dan untuk satu orang petani dan satu ekor jawi" ujarnya. (236)

Tidak ada komentar: