Rabu, 22 Februari 2012

Batusangkar,KP. Pembangunan SMP 3 Sungayang yang dikerjakan oleh CV Daya Agung dinilai tidak sesuai dengan bestek dan rencana anggaran pembangunan, serta terkesan asal jadi. jika tidak dikerjakan, pembangunan proyek tersebut tidak akan diterima. Apalagi ini sarana pendidikan yang akan digunakan oleh anak didik kita nantinya. " setelah saya lihat satu- persatu pembangunan gedung SMP No 3 Sungayang yang dibangun oleh CV Daya Agung, saya nilai penkerjaannya tidak professional, dan saya perintahkan Kepala Dinas pendidikan untuk tidak menerima pembangunan tersebut, sebelum bangunan yang dikerjakan sesuai dengan pembangunan yang diharapkan", Ungkap Bupati ketika akan meresmikan rencana pembangunan mushalla SMPN 3 Sungayang, Sabtu kemaren. Menurut Bupati hasil pekerjaan pembangunan gedung sekolah yang dikerjakan CV Daya Agung tersebut sangat mengecewakan, termasuk ruangan kamar mandi. pekerjaan pembangunan tersebut tidak akan diterima, jika tidak diperbaiki kembali. " jika tidak diperbaiki sesuai dengan RAB dan Bestek, jangan diterima pembangunan proyek yang dikerjakan itu" tegas Shadiq. Sebelumnya M Shadiq Pasadigoe menyampaikan aspresiasinya terhadap pembangunan yang dilakukan, termasuk program yang dilakukan sekolah bersama Walinagari untuk membangun mushala dalam rangka menunjang pendidikan anak dilingkungan SMP 3 Batusangkar. Bahkan, guru-guru juga komit untuk memajukan dunia pendidikan. Selaku kepala daerah, ia sangat mendukung SMP 3 dijadikan sebagai sekolah unggul. Untuk itu, sarana dan prasarana menjadi sekolah unggul harus dipersiapkan seperti ruang belajar, laboratorium, perpustakaan, komputer, buku-buku, rumah ibadah, air bersih, jalan sekitar sekolah dan listrik. Bupati berharap, ke depan SMP Negeri 3 Sungayang dapat seperti sekolah unggul lainnya yakni SMP Negeri 5 Batusangkar yang pada 2011 menjadi SLTP terbaik di Provinsi Sumatera Barat. Kepala SMP Negeri 3 Sungayang Imarlis menyatakan, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan diri menjadi salah satu sekolah unggul di Kabupaten Tanah Datar. salahsantunya rencana pembangunan mushala ini merupakan salah satu sarana pendukung mewujudkan sekolah unggul. Selain itu, juga untuk mencapai visi sekolah membangun generasi insan kamil yang siap berkompetisi berlandaskan iman, taqwa dan ilmu pengetahuan dan teknologi. SMP Negeri 3 Sungayang baru didirikan pada 2010 dengan jumlah siswa 104 orang, 20 guru, dan memiliki delapan lokal. Motto sekolah santun dalam bersikap, jujur dalam berkata, disiplin dalam bertindak, bertanggung jawab dalam memimpin, dan profesional dalam bekerja. Pendirian awal SMP 3 Sungayang dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2009 sebesar Rp476,554 juta melalui Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 tahun. Sementara itu, Wali Nagari Minangkabau Yusran Munaf menyebut kelengkapan sarana dan prasarana sekolah juga atas bantuan Pemkab Tanah Datar, masyarakat dan perantau nagari se-Kecamatan Sungayang. Pembangunan mushala sekolah ini atas bantuan Anggota DPRD Sumbar Arkadius sebesar Rp50 juta, Dirut PT Semen Padang Munadi Arifin berupa 200 sak semen, dan perantau di Bukittinggi berupa 220 sak semen, serta masyarakat sekitarnya. Pada kesempatan itu juga dilakukan acara peletakan batu pertama pembangunan Mushala Nurul Ilmi SMP Negeri 3 Sungayang yang dilakukan Bupati Tanah Datar dan disaksikan Camat Sungayang Elvy Sandri, unsur Muspika, pimpinan SKPD, para wali nagari dan tokoh masyarakat setempat. (236)

Tidak ada komentar: