VISI TANPA EKSEKUSI ADALAH
Senin, 30 Januari 2012
Batusangkar,KP.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mendukung dan menyambut baik rencana pembangunan Politeknik Negeri di Kecamatan lintau Buo Seluas 17 Hektar. “ saya dan pemerintah daerah setuju 1100 % atas niat tulus untuk mendirikan sebuah politeknik negeri di tanah pemda seluas 17 hektar di daerah ini”, ujar Bupati Tanah Datar M. Shadiq Pasadigoe ketika menghadiri acara temu ramah Ikatan Keluarga Lintau Buo dengan pemerintah daerah, di Aula SMKN 1 Lintau Buo, Rabu (26/1) kemarin.
Turut hadir pada acara temu ramah tersebut, Mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Prof. DR. Fasli Djalal, Camat Lintau Buo dan Lintau Buo Utara beserta Muspika, Anggota PGRI Kecamatan Lintau Buo, Wali Nagari, BPRN beserta Ketua KAN Se Kecamatan Lintau Buo, dan perantau.
Hal tersebut disampaikan Bupati terkait dengan paparan salah seorang tokoh masyarakat Linatu Buo, yang menyatakan lahan seluas 34 Hektar yang dipakai Belanda pada Zaman penjajahan, setelah kemerdekaan lahan tersebut diserahkan ke pemerintah. Dan telah dibangun SMKN 1 Lintau Buo seluas 17 Hektar dan sisanya direncanakan dibangun Politeknik Negeri.
Pada kesempatan itu, Bupati juga berjanji akan menbantu fasilitas pendukung proses belajar dan mengajar di SMKN 1 Lintau Buo pada tahun anggaran 2013 nanti. Jika proposal atau permohonan bantuan dimasukan ke Pemkab Tanah Datar paling lambat bulan Maret 2012 ini.
“ saya menjamin pada Anggaran Tahun 2013 akan membantu fasilitas SMKN 1 Linatu Buo, dengan syarat proposal itu masuk ke pemerintah daerah paling lambat bulan Maret 2012. Sebab, pada anggaran tahun 2012 tidak bisa lagi dianggarkan, terkait dengan Permendagri No 32 tahun 2011 tentang bantuan Hibah dan bantuan sosial” ungkap Bupati.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Lintau Buo memaparkan beberapa prestasi dan kendala yang dihadapi dalam rangka mencerdaskan anak bangsa disekolahnya. Diantaranya, melakukan kerjasama dengan perusahaan- perusahaan asing di Pekan Baru. Namun usaha tersebut masih terkendala dengan alat dan bahan untuk mata pelajaran praktek.
“ sarana dan prasarana yang telah diberikan, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah
daerah, maupun perantau diharapkan dapat melahirkan anak bangsa yang bermutu, baik dari segi ilmu pengetahuan maupun imtaq” ungkap Fasli Jalal.
Malahan ia, berjanji akan terus berupaya dengan tokoh-tokoh nasional yang berasal dari Sumatera Barat untuk memperjuangkan peningkatan kualitas pendidikan di Ranah Minang.
Gagasan pembangunan Politeknik Negeri ini, juga mendapat dukungan dari Anggota DPRD Tanah Datar Yasmansyah, S,Ag. “ saya menyambut baik rencana pendirian politekhnik di Lintau buo, pendirian bangunan sangat strategis, karena berdampingan dengan SMKN 1 Lintau. Sebagai
putra daerah, saya siap membantu dan memperjuangkan agar dapat terlaksana” ujar Yasmansyah yang juga Ketua DPC PPP Tanah Datar ini. (236)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar