VISI TANPA EKSEKUSI ADALAH
Senin, 30 Januari 2012
Batusangkar.KP.
Kepedulian perantau Lintau Buo Utara terhadap masyarakat yang berada dikampung halaman terbukti melalui acara dengan tema silaturrahmi, Kamis (26/01), kemaren, bertempat di Masjid Nurul Iman Tampo Nagari Tepi Selo, kec. Lintau Buo Utara.
Silaturahmi yang diprakarsai oleh perantau Parung Panjang Bogor Jawa Barat, Khaidir itu bertujuan untuk memotivasi masyarakat terutama generasi muda untuk terus berjuang dalam bidang pendidikan dan dakwah.
“ silaturahmi ini, bukan untuk riya atau pamer, tapi ingin memberikan perhatian kepada masyarakat yang ada di kampung halaman, serta turut memberikan solusi tentang masalah yang dihadapi masyarakat kampung ”, kata Khaidir.
Silaturahmi ini yang kedua, dan silatruahmi yang pertama dilaksanakan pada bulan September 2011, bertempat di Jorong Limau Manis, alhamdulillah berjalan dengan sukses, ujar dia.
“ Saat ini, kita tengah mempersiapkan program pendidikan kepada anak-anak yatim piatu dan anak anak kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan di pondok pesantren yang berada di pulau Jawa” sebutnya.
Selanjutnya, ia juga berkeinginan agar para perantau lainnya untuk bersama-sama membantu kemajuan kampung halaman.
Pada kesempatan itu, Khaidir juga menyebutkan, telah menyerahkan bantuan berupa peralatan shalat, baju seragam untuk gurur-guru, santunan buat orang tua jompo, dan ikut memprakarasi pembangunan Pondok Pesantren Tuanku Lintau Nagari Tepi Selo.
Silaturahmi yang menghadirkan Ketua Umum Yayasan Nurul Husein Bogor Jawa Barat, Ust. H. Akmal Asyamaa’il Syarif,LC itu, kata Khaidir untuk memotivasi anak-anak sekolah yang berada dikampung halaman. Agar bisa dikaderisasi, dan sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi demi kemajuan pendidikan anak-anak mereka kedepan.
Sementara itu Ust. H. Akmal Asyamaa’il Syarif, LC mengatakan, Sumatera Barat adalah gudang ulama. Banyak tokoh-tokoh ulama yang lahir dari daerah ini, seperti Buya Hamka, Moch. Natsir, Mahmud Yunus yang pengaruhnya sangat luar biasa di pentas Indonesia.
Tujuan ia mengadakan safari dakwah dan kaderisasi pendidikan ini untuk mencari kader-
kader berprestasi. Sehingga, bisa mengikuti jejak dari tokoh-tokoh tersebut. “ kami memberikan
fasilitas kepada mereka untuk bisa dididik di pondok pesantren yang ada di pulau Jawa, diantaranya Pondok Pesantren Darun Najah Cipinang Bogor Jabar ( khusus bagi anak- anak yang mau menghafal alquran), Pondok Pesantren Arrahman di Pandeglang Banten dan juga bekerja sama dengan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) yaitu Yayasan Muslim Asia” sebutnya.
Menurut Ust Akmal, banyak kader yang bisa dikaderisasi di Lintau Buo ini, terutama bagi mereka yang kurang mampu, dan anak-anak yatim piatu. Ia siap memfasilitasi mereka.
“ Tahun ini, telah dikaderkan 6 orang siswa Lintau Buo yang siap diberangkatkan kepulau Jawa untuk melanjutkan pendidikan” ujar Sekjen Forum Silaturahmi Alumni Timur Tengah Provinsi Jawa Barat ini. (236)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar