Kamis, 01 Desember 2011

Batusangkar, KP. Meski banyak perantau yang berasal dari Minang meraup sukses di perantauan. Namun sayangnya, tak banyak perantau yang sepeduli H. Zetrizal Guchi terhadap pembangunan kampung halaman. Hal itu dikemukan oleh Kabid Bina Magar Dinas Pekerjaan Umum ( PU) Kabupaten Tanah Datar Irwan, ST,MT kepada Koran Padang, diruang kerjanya Jum'at (25/11) kemaren. Kepedulian perantau asal Nagari Koto Laweh tersebut, Kata Irwan mau menanggung biaya yang ditimbulkan dari penurunan elevasi jalan Pasar Rabaa - Nagari Koto Laweh Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar , sepanjang 500 meter . penurunan diperkirkan mencapai 10 meter hingga 15 meter. “ Kisaran biaya yang ditanggung untuk penurunan elevasi jalan tersebut, diperkirakan sebesar Rp 600 Juta, dan dana yang ditanggungnya itu lebih besar dari dana yang diolaksikan Pemkab Tanah Datar sebesar Rp 400 juta untuk pengaspalan jalan tersebut,” ungkap Irwan. Partisipasi perantau tersebut, kata Irwan sangat menbantu masyarakat yang hendak menuju ke Nagari Koto laweh melalui jalur tersebut. Selain jarak tempuh dekat, jalan tersebut juga bisa dijadikan sebagai jalur alternatif, jika kemacetan terjadi di jalan Pasar Rabaa - Kayu Tanduak. “ selama ini, kendaraan dari Pasar Rabaa menuju ke Koto Laweh, terpaksa memutar dulu ke Kayu Tanduak, disamping tingginya tanjakan, jalan tersebut juga sempit, ” Ujar Dia. Dalam datanya, lebar jalan Pasar Rabaa – Koto Laweh sekitar 3 meter, dan diusahakan untuk pelebara. Karena, tanah untuk pelebaran jalan tersebut sepanjang 4,6 KM sudah dibebaskan. Disebutkan Irwan, disamping biaya pemotongan tanah dengan penurunan elevasi jalan, H Zetrizal juga menanggung biaya untuk pembuatan saluran drainase jalan, dan perbaikan Abutmant jembatan lama Nagari Koto laweh. direncanakan pada bulan desember nanti, jalan tersebut akan diresmikan oleh Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigoe. 236 Batusangkar, KP. Meski baru pulang mendampingi Study banding Siswa Berprestasi ke negara tetangga Malaysia dan Singapura, Kepala Kantor Kementrian Agama ( Kemenag) Kabupaten Tanah Datar Drs. Malikia, MA langsung menuju ke Kabupaten Dhamasraya untuk menberikan motivasi dan semangat kepada Kafilah Tanah Datar yang berjuang pada MTQ ke 34 tingkat Provinsi Sumatera Barat tersebut. Hal itu terungkap, ketika Wartawan Koran ini mampir ke pemondokan kafilah Kabupaten Tanah Datar di Koto Baru Dhamasraya, usai acara pembukaan. Kira- kira 15 menit setelah rehat melepaskan lelah dipemondokan tersebut, didampingi sang istri tercinta, Malikia tiba di pemondokan. Dipemondokan Malikia, diterima Ketua Kontingen Drs Yuhardi yang didampingi Drs Masnefi, MS. Usai berjabat tangan dengan seluruh penghuni pemondokan, Malikia terlihat serius berdiskusi dengan beberapa orang staf sekretariat kontingen Tanah Datar. Semangat yang ditunjukan wakil kontingen Kafilah Tanah Datar ini mudah- mudahan bisa menular kepada para kafilah yang bertanding, ujar Mr Tibb Wartawan Senior Tanah Datar yang ikut singgah kepemondokan usai meliput acara pembukaan MTQ. Semangat yang ditunjukan Kamenag Tanah Datar ini, juga terlihat selama berada mendampingi kafilah di Dharmasraya, ia selalu hadir mendampingi kafilah Tanah Datar yang sedang berlomba. Kehadiran Malikia ini, sangat memberi motivasi dan semangat kepada kafilah yang sedang berlomba, serta manambah pepercayaan diri sehinga bisa tampil maksimal dalam setiap perlombaan. Malikia kepada Koran ini sempat menyatakan, semangat yang ditunjukan demi mendorong dan menbangkitkan semangat para kafilah Tanah Datar yang berlomba pada MTQ ini. Malahan ia, berharap semua kafilah Tanah Datar selama MTQ berlangsung tidak ada masalah, dan selalu tampil prima. Sehingga, ilmu yang diperoleh selama latihan dapat diterapkan pada perlombaan. “ mari kita berikan dukungan dan semagat kepada peserta lomba disetiap cabang, agar kita dapatkan hasil yang terbaik”, ungkap dia. 236 Batusangkar, KP. Memeriahkan Hut Guru ke 66 tahun 2011 ini, OSIS SMA 3 Batusangkar mengelar berbagai rangkaian kegiatan sehari penuh, bertempat musolah dan halaman sekolah. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, diantaranya, penampilan vidoe dokumen oleh siswa, dan penampilan nyanyi dan puisi oleh Siswa, serta lomba masak antar guru. Hal itu dikemukan oleh Kepala Sekolah SMA 3 Batusangkar Drs Rosfairil yang didampingi oleh Ketua OSIS Hanagia Saputra kepada Koran ini, Jumat (25/11) kemaren, di halaman sekolah. Dikatakan Rosfairil, kegiatan diawali dengan penyambutan guru oleh siswa dengan diberian sekuntum bunga, dan dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh siswa untuk guru, serta penyematan PIN. Kemudian dilanjutkan dengan lomba masak antar guru, dimana mereka terbagi dalam beberapa grup. tiap grupnya mememasak makanan Nasi Goreng + Teh Telur, ujar dia. Kegiatan yang dilakukan oleh siswa tersebut, kata dia sebagai bentuk penghargaan siswa kepada guru. Sehingga, terjalin hubungan yang lebih erat antar guru dan murid. “ melalui kegiatan ini, semoga bisa meningkatkan semangat kekeluargaan antara siswa dan guru” Harap Rosfairil yang akrab dipanggil abang. 236 TEKS FOTO: 1. Meski udah larut malam, Kamenag TAnah Datar Drs Malikia, MA masih menyempatkan diri menberikan semangat dan dorongan kepada Kafilah Tanah Datar yang sedang berlomba. Foto Nasrul Chaniago. 2. Ruas Jalan Pasar Rabaa- Koto Laweh setelah selesai dibangun dari sharing biaya dari H Zetrizal Guchi dan APBD Tanah Datar tahun 2011. foto nasrul Chaniago.

Tidak ada komentar: