Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2011 mengalokasikan dana bantuan senilai Rp 750 Juta bagi siswa yang berasal dari keluarga miskin atau tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi.
Hal itu diungkapkan Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigoe didampingi Kabag Kesra Drs Yuhardi Kepada Harian Umum Koran Padang, diruang kerjanya, Jum’at ( 27/05) kemaren. “ kita mengalokasikan dana sebesar Rp 750 Juta bagi siswa yang tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi” Ungkap Bupati.
Disebutkan Bupati, untuk menperoleh bantuan tersebut, setiap calon penerima harus yang berlatar belakang sosial dan ekonomi keluarga yang benar-benar tergolong tidak mampu, yang harus didukung surat keterangan miskin dari nagari.
Hingga Jum’at ( 27/05) ini, telah dibantu 56 calon mahasiswa dari 406 siswa yang diterima melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau PMDK , Terang Bupati. “ untuk membantu 56 calon mahasiswa itu, telah disalurkan dana bantuan sebesar Rp 288.250.000, itupun nilainya bervariasi, dari Rp 2 juta hingga Rp 25 juta", rinci Bupati.
Ke 56 calon mahasiswa itu diterima pada PTN terkemuka, diantaranya di Universitas Indonesia (UI) sebanyak 15 orang, Universitas Diponogoro ( UNDIP) 7 orang, Universitas Gajah Mada (UGM) 3 orang, Institut Teknologi Bandung ( ITB) 5 orang, Institut Pertanian Bogor (IPB) 12 orang, Universitas Sumatera Utara (USU) 1 orang, Sekolah Teknologi Penerbangan Indonesia STPI) Tangerang 1orang, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) 1orang, Universitas Riau ( UNRIi) 1 orang, UNAND 5 orang, dan UNP Padang 5 orang, Jelas Bupati. .
Ridwan orang tua Fikratunil Khasifah yang diterima di UNDIP Semarang kepada Koran Padang menyebutkan, dana bantuan yang dialokasikan Pemkab Tanah Datar bagi siswa yang berprestasi berasal dari keluarga tidak mampu sangat menbantu dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “ tanpa ada bantuan dana dari Pemkab Tanah Datar, mungkin anak kami akan gagal mengecap bangku perkuliah, sebab kami tidak mampu mengeluarkan biaya yang telah ditentukan oleh perguruan tinggi disaat pendaftaraan” Sebut Ridwan yang sehari- hari berprofesi sebagai petani upahan.
Senada juga disampaikan Yatmiko Iskandar orang tua Kodrat yang diterima di IPB Bogor, bantuan yang diberikan Pemkab Tanah Datar sangat menbantu anaknya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sebab ia tak mampu mengeluarkan biaya untuk melanjutkan pendidikannya.
“ bantuan pak Bupati sangat menbantu anaknya untuk bisa kuliah, sebab saya tak mampu menbiayai biaya masuk atau pendaftaraan” Ungkap Yatmiko Iskandar yang sehari berprofesi sebagai pedagang bakso keliling. Nasrul Chaniago
Tidak ada komentar:
Posting Komentar