Ditiadakannya pelaksanaan Pesantern Ramadhan di Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2010 lalu, berangkat dari asumsi hasil dari semi penelitian Badan Litbang dan Diklat Islamic Center Tanah Datar bahwa Pesantren Ramdhan pada tahun 2009 tidak berhasil. Namun, apakah Pesantren Ramadahan pada tahun 2011 ini dilaksanakan.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Tanah Datar Drs H Darisman, kepada Koran Padang, di ruang kerjanya, Kamis (26/05), kemaren, Pesantren Ramadhan tahun 2011 ini perlu dilaksanakan dan menjadi tanggungjawab bersama, yakni Pemkab, Kemenag, dan Dinas Pendidikan. Sebab, betapa ruginya, jika bulan ibadah itu tidak di isi dengan kegiatan belajar.
“ Sesuai dengan tujuan Pesantren Ramadhan, selain meningkatkan keimanan, Pesantern Ramadhan juga dapat mewujudakan siswa cerdas spiritual dan intelektual. Disamping itu, juga mengisi waktu siswa untuk kegiatan positif,serta menghindarkan siswa dari dampak negative ”, terang Darisman.
Disebutkan Darisman, tidak berhasilnya pelaksanaan Pesantren Ramadhan tahun 2009, ditinjau dari berbagai aspek, banyak kegagalan. Seperti, kepanitian, pengurus mesjid dan mushalla tidak melibatkan guru. Karena, kepanitian tidak mendapat pembekalan yang cukup, serta tidak memahami tata cara/ juklak pesantern.
Begitu juga peserta, kurang memahami tujuan dan manfaat, serta tidak serius dalam mengikuti kegiatan. Sebab, materi yang diberikan tidak menarik, dan kurang menjurus kepada pembentukan sikap/ karakter. Karena, nara sumber, tidak menguasi materi, dan metode penyampaiannya juga tidak menarik, jelas Dariman.
Sama halnya dengan guru pedamping, pemahaman dan persepsi tentang pesantern ramadhan belum sama, dan tanggungjawabnya belum maksimal, serta kurang dihargai oleh santri yang berasal dari berbagai sekolah, terangnya.
Terbatasnya dana yang dialokasikan, sehingga tidak mencukupi biaya pelaksanaan, seperti honor panitia, pedamping, dan nara sumber. Sebab, untuk mendapatkan nara sumber yang berkualiatas dibutuhkan dana yang cukup.
Apalagi Lokasi tempat pelaksanaan kurang memadai, juah dari tempat tinggal siswa, sehingga terjadi penumpukan pada suatu mesjid/ mushalla. Ditambah lagi fasilitas kurang, seperti sound system, air, tikar, dan lain- lain, sebut Darisman.
Disarankan Darisman, agar pelaksanaan pesantern ramadhan dapat terlaksana secara efesien dan efektif. Pemkab Tanah Datar harus menbentuk tim khusus, dan hendaknya menyediakan dana yang cukup, serta harus ada dukungan yang serius dan sungguh- sungguh dari semua pihak, sehingga penerapan nilai- nilai islami oleh peserta didik, setelah selesai bulan ramadhan dapat terealisasi dalam kehidupan sehari- hari ditengah masyarakat. Nasrul Chaniago.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar