Krisis moral yang sangat menprihatikan saat ini, dibutuhkan peran semua pihak untuk mencari solusi atau jalan keluarnya, termasuk peran dari Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tanah Datar. Ungkap M Shadiq Pasadigoe ketika menbuka acara sosialisasi dan konsolidasi MUI Tanah Datar, di gedung Islamic center, Pagaruyung, sabtu Kemaren.
"Krisis moral dan akhlak yang tengah melanda masyarakat kita saat ini sudah sangat memprihatinkan. Untuk itu dibutuhkan peran semua pihak termasuk ulama (MUI) untuk mengatasi hal tersebut," tutur Bupati.
Kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi MUI Tanah Datar dihadiri Ketua MUI Tanah Datar H. Syahril Tanjung, Kepala Kanmenag Malikia, dan Pengurus MUI kecamatan se-Tanah Datar.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyebutkan para ulama harus memberikan dan menjadi contoh dan teladan yang baik bagi masyarakat dalam upaya mengatasi krisis moral dan akhlak tersebut .
Kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi MUI Tanah Datar dihadiri Ketua MUI Tanah Datar H. Syahril Tanjung, Kepala Kanmenag Malikia, dan Pengurus MUI kecamatan se-Tanah Datar.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyebutkan para ulama harus memberikan dan menjadi contoh dan teladan yang baik bagi masyarakat dalam upaya mengatasi krisis moral dan akhlak tersebut .
Di samping itu, para ulama juga harus peka dalam membangun mental umat agar selalu baik, memperkokoh ukhuwah Islamiah dan membangun akhlak masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.
"Para ulama hendaknya peka dengan isu yang berkembang di tengah masyarakat yang dapat menyesatkan dan memecah belah umat. Bila hal itu terjadi, ulama harus diselesaikan secara persuasif,sebaik-baiknya tanpa anarkis," tutur Shadiq.
Ketua MUI Tanah Datar H. Syahril Tanjung mengatakan kegiatan sosialisasi dan koordinasi MUI ini diharapkan dapat melahirkan pikiran yang mempererat hubungan silaturahmi baik ulama, pemerintah, masyarakat dan umat di Luak Nan Tuo.
Hal itu, tambah Syahril, sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Tanahdatar agar terciptanya masyarakat yang adil dan sejahtera berlandaskan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
"Para ulama hendaknya peka dengan isu yang berkembang di tengah masyarakat yang dapat menyesatkan dan memecah belah umat. Bila hal itu terjadi, ulama harus diselesaikan secara persuasif,sebaik-baiknya tanpa anarkis," tutur Shadiq.
Ketua MUI Tanah Datar H. Syahril Tanjung mengatakan kegiatan sosialisasi dan koordinasi MUI ini diharapkan dapat melahirkan pikiran yang mempererat hubungan silaturahmi baik ulama, pemerintah, masyarakat dan umat di Luak Nan Tuo.
Hal itu, tambah Syahril, sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Tanahdatar agar terciptanya masyarakat yang adil dan sejahtera berlandaskan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Tampil sebagaui nara sumber pada acara sosialisasi tersebut, Mustafa Akmal, SH, MH dari Badan Kesbangpollinmas Tanah Datar dan Ketua MUI Drs Syahril Tanjung, MA. Nasrul Chaniago
Tidak ada komentar:
Posting Komentar