Komisi II DPRD Tanah Datar sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, selama sepekan turun kelapangan meninjau kegiatan- kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2010 lalu. Turlap dimulai Jum’at (21/01) lalu, dimulai dengan mengunjungi Pembangunan Sub Terminal Agobisnis ( STA) Koto Baru Kecamatan X Koto.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Nurhamdi Zahari kepada Wartawan Tabloid ini, disela- sela kunjungan Komisi II ke Koto Baru.
Pada kesempatan itu, Nurhamdi Zahari juga menyebutkan, STA Koto Baru yang dibangun pada tahun 2009 lalu, memakai dana APBD Tanah Datar sebesar Rp 250 juta, belum terkelola dengan baik. Sehingga belum dimanfaatkan oleh para petani sebagai tempat menjual hasil taninya.
Begitu juga, kemacatan yang kerap terjadi disepanjang jalan lintas Koto Baru – Padang Panjang setiap hari senen. Kemacetan itu terjadi akibat tumpah ruahnya para petani dan pedagang yang berjualan disepanjang jalan di Koto Baru, ungkap Nurhamdi Zahari yang juga Kordinator Komisi II.
Kedepan Nurhamdi berharap kepada instansi terkait termasuk pemerintah nagari setempat untuk duduk semeja menyelesaikan persolan tersbut, kapan perlu dilibatkan para petani, sehingga tujuan dari pembangunan itu bisa tercapai dan bermanfaat bagi masyarakat tani untuk menjual hasil taninya.
Sama hal ketika meninjau peternakan ayam ras RCM di Nagari Atar Kecamatan Padang Ganting, rombongan Komisi II menpertanyakan status pengelolan peternakan ayam tersebut. Karena setiap tahun selalu menjadi temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesai ( BPK- RI) Perwakilan Sumbar. Dimana dalam laporan temuan itu, dana sebesar Rp 65 juta yang dipinjamkan Pemkab Tanah Datar ke pihak pengelola peternakan ayam buras tersebut yang belum dikembalikan.
Pertenakan ayam RCM yang dibangun pada tahun 1999 hibah dari pemerintahan Jepang, dikelola oleh perorangan, bukan kelompok. ini dilakukan demi penyelamatan, karena terjadi krisis keuangan dan modal pada tahun 2006 hingga tahun 2009, ungkap Ketua Kelompok.
Meski diguyur hujan, Jum’at (28/01) rombongan Komisi II kembali turun kelapangan meninjau kegiatan optimalisasi lahan pada Kelompok Tani Sakato jaya Nagari Padang Lua Kecamatan Rambatan. Kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2010 sebesar Rp 45 juta dialokasi untuk pembukaan dan pembersihan lahan seluas 10 hektar.
Dilokasi, Rombongan Komisi II diterima oleh Kadis Perkebunan dan Kehutanan Tanah Datar Ir H. Edi Arman yang didampingi pengurus kelompok tani, berjalan kaki menyulusuri lahan yang optimalisasi. Ketua Kelompok Tani Sakato Jaya R Pakiah Bungsu menyebutkan, lahan sudah siap di tanam, karena bibit sebagian sudah diterima oleh anggota kelompok.
Rombongan terdiri dari, Nurhamdi Zahari ( kordinator), Elizar ( Ketua Komisi II), A R Dt Pengulu Sutan, M Syukur, S,Spd.I, Syafril, SH, Firdaus Agus SE, Kardiman, Alamsuddin, S. Katik Permato, S,Ag, dan staf secretariat dewan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar