Kamis, 09 Februari 2012

Batusangkar,KP. DPRD Tanah Datar sangat mendukung keinginan putra daerah Nagari Padang Laweh Kecamatan Sungai Tarab H Yusrial Minang Record yang berniat menbangun pondok pesantren dinagarinya. Dukungan tersebut diungkapakan oleh anggota DPRD Tanah Datar asal Daerah Pemilihan (Dapil) II ketika meninjau lokasi pembangunan pondok pesantren di Nagari Padang Laweh, Senen (6/2) kemaren. Dalam tinjauan yang diampingi oleh Camat Sungai Tarab Syahril,S,Sos, dan Wali Nagari Padang Laweh KH Dt Pengulu Marajo, anggota DPRD Tanah Datar Dapil II yang hadir, yakni Nurhamdi Zahari, Y Dt Putih, Yusnelli, M Syukur, Kardiman, Dedi Admon, dan Irman. Dilokasi pembangunan, Nurhamdi Zahari menyambut baik niat dan keinginan dari perantau untuk menbangun sekolah keagamaan tersebut. Malahan ia bersama rekan siap memfasilitasi pembangunan pondok pesantren yang dipimpin oleh H Yusrial (Pimpinan Minang Record) ke tingkat pemerintah daerah. “ kalau memang ada hal yang sangat diperlukan dukungan dan sokongan dari DPRD, kita bersama- sama siap menbantu dan menfasilitasi ke pemerintah daerah” ujar Wakil Ketua DPRD Tanah Datar ini. Mudah- mudahan pembangunan pondok pesantren ini teralisasi dengan secepatnya, karena kita di Tanah Datar selalu berbicara Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Kalau keagamaan itu, sumbernya di pondok pesantren, dan adat di balai – balai adat, ungkap Y Dt Putih. Senanda disampaikan oleh Dedi Admon , keinginan dari perantau tersebut perlu dukungan dari DPRD Tanah Datar dalam merealisasikan niat yang sangat mulia tersebut. Apalagi yang dibangun sebuah pusat pendidikan keagamaan bagi generasi muda. “ Pembangunan sebuah pesantren pasti memerlukan dana besar untuk keberlangsungannya. Perlu dirintis usaha yang meliputi bidang perkebunan dan peternakan. Serta kedepan perlu juga dibentuk koperasi pondok pesantren agar aktifitas ekonomi di pondok dapat tersedia dengan lengkap” ujar Dedi Admon diamini oleh M Syukur. Pembangunan pondok pesantren dimulai setelah lahan warga diganti rugi oleh H Yusrial Minang Record. Saat ini kawasan yang sudah dibebaskan seluas sekitar 2 hektar. Pembangunan Pondok Pesantren yang sudah selesai saat ini meliputi pendaman disekeliling lokasi, terang Wali Nagari. Malahan, kata Wali Nagari, pimpinan pondok pesantren ini, sangat berkeinginan untuk menambah luas lahan, karena luas lahan yang sekarang masih dinilai kurang untuk pengembangan pondok kedepan. “ lahan yang akan ditambah tersebut, saat ini masih dalam tahap proses negosiasi dengan warga pemilik lahan. Kalau keinginan tersebut terwujud, maka sangat dimungkinkan lahan itu dimanfaatkan untuk pesantren” ungkap Wali Nagari. (236) .

Tidak ada komentar: