VISI TANPA EKSEKUSI ADALAH
Selasa, 24 Januari 2012
Batusangkar,KP.
Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) Kota Padang beserta beberapa anggota Kelompok Perempuan Gunung Rajo Kecamatan Batipuh mendatangi kantor DPRD Tanah Datar, mereka menyalurkan aspirasi, dengan sekaligus berdilaog dengan anggota dewan, di ruang sidang utama DPRD, Jum'at (20/1) kemaren. Inti mereka tidak ingin pemerintah daerah terjebak dengan tindakan yang keliru.
Dimotori Direktur Eksekutif LP2M Kota Padang Fitriyanti bersama Afrida, mereka diterima langsung Ketua DPRD Zuldafri Drama bersama Wakil Ketua DPRD H Buchari Dt Tuo, dan anggota dewan lainnya.
Dalam dialog tersebut, mereka bahkan mengungkapkan janji Wakil Bupati Tanah Datar H Hendri Arnis, yakni jika meraih suara terbanyak disaat Pilkada 2010 lalu, jalan akan diaspal. Namun hingga saat ini belum juga teralisasi. Kapan akan diaspal ?
" Janji partai Golkar disaat kampanye Pilkada yang dihadiri oleh Calon Wakil Bupati Hendri Arnis di Gunung Rajo. Janjinya, Jika meraih suara terbanyak, jalan ini akan diaspal. Namun, hingga saat ini belum juga diaspal, dan kapan akan diaspal”, ungkap Yuliati pada pimpinan dewan.
Bahkan mereka juga menyentil hal- hal yang terkait dengan aspek pertanian, diantaranya sulitnya menperoleh pupuk bersubsidi, dan itupun jika didapat dengan harga yang cukup tinggi. Sehingga berpengaruh terhadap hasil pertanian masyarakat.
Lalu mereka juga menyoroti masalah pemberian bea siswa kepada keluarga mampu. Mereka beranggapan bea siswa hanya untuk tingkat sekolah dasar saja, tidak menyetuh ke jenjang pendidikan sekolah lanjutan pertama dan atas.
Begitu juga dibidang kesehatan dan pelayanan publik, serta kekerasan terhadap perempuan tidak mendapat perhatian yang serius dari pemerintah daerah. Dan mereka menyarankan kepada pihak penyelenggara pemerintahan kabupaten, yakni eksekutif dan legislatif harus ada keterbukaan informasi dan jangan menutup-nutupi.
Ketua DPRD Tanah Datar Zuldafri Darma dalam pertemuan dengan LP2M Kota Padang itu menegaskan fungsi pengawasan mereka sebagai amanat undang-undang, dimana hal yang disampaikan oleh kelompok perempuan Gunung Rajo tersebut sudah menjadi catatan dan untuk ditindak lanjuti.
Malahan atas nama lembaga, Zuldafri Darma sangat berterima kasih dan bangga dengan adanya kepekaan dan kepedulian sosial dari kelompok perempuan tersebut terhadap problem yang terjadi di Gunung Rajo Batipuh.
Untuk mengurangi problem tersebut, upaya berdialog dan tatap muka dengan DPRD sudah tepat. Namun, perlu difahami DPRD bukan pelaksana kegiatan, dan juga bukan pemegang otoritas keuangan, ujar Zuldafri Darma.
Terkait dengan janji Wakil Bupati tersebut, Zuldafri Darma menyarankan untuk menagih janji tersebut kepada Wakil Bupati, bukan kepada Partai Golkar. Sebab, janji itu disampaikan saat yang bersangkutan kampanye pilkada, bukan kampanye Partai Golkar. Memang pada pilkada tersebut Hendri Arnis diusung oleh Partai Golkar.
Dialog yang berlangsung kurang lebih dua jam itu, dihadiri 12 orang anggota DPRD Tanah Datar, yakni Yusnelli, Erna, Irman, A.R Pengulu Sutan, Yulkusmanto, Syasmita Syafnur, Eri hendri, Ade Raunas, Dafrizal, dan Y Dt Putih. ( 236 )
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar