DR H Syukri Iska, M,Ag dikukuhkan sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Kabupaten Tanah Datar masa hikmah 2010-2015, mengantikan Drs Syahril Tanjung, MA, oleh Ketua MUI Provinsi Sumatera Barat Prof Dr H Syamsul Bahri Khatib, Rabu (06/07) kemaren, di gedung Islamic Center Pagaruyung. Dikukuhkan Syukri Iska setelah pada Musda MUI Tanah Datar Bulan Mei lalu, diberikan amanah dan kepercayaan untuk memimpin organisasi keagamaan ini.
Turut hadir pada acara pengukuhan dengan tema " MUI Tanah Datar yang Kharismatik, Berwibawa, dan responsif" Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigoe, Muspida, Kepala Kantor Kementrian Agama Tanah Datar Drs Malikia, MM, Pimpinan SKPD dilingkungan Pemkab Tanah Datar, Kepala KUA, Wali Nagari Pagaruyung Djamaris BA, dan Tokoh Masayarakat.
Pada kesempatan itu, Syamsul Bahri Khatib mengajak pengurus MUI Kabupaten Tanah Datar yang baru dikukuhkan tersebut, agar bisa menjadi roh ditengah- tengah masyarakat. Sebab, kehadiran ulama itu ditengah- tengah masyarakat menghadirkan roh, dan rugi masyarakat kalau ulama tidak ada. " menurut adat minangkabau, ulama itu suluh bendang dalam nagari, artinya palito yang tak kunjung padam. Berat jadi ulama, maka MUI dipercaya untuk itu" , Tuturnya.
Kepada pengurus MUI yang baru dikukuhkan, Syamsul Bahri Khatib menghimbau agar bekerjasama dengan pemerintah daerha dalam memecah persoalan umat yang terjadi ditengah- tengah masyarakat. " MUI harus menjadi suri tauladan di tengah- tengah masyarakat, serta menberi petunjuk dan nasehat ketika melihat ada persolan keumatan yang tengah terjadi di masyarakat" harap Syamsul Bahri khatib.
Sementara itu Bupati Tanah Datar, melaporkan kepada Ketua MUI Provinsi Sumatera Barat, bahwa hubungan Pemkab Tanah Datar dengan organisasi keagaamaan, maupun dengan jajaran Kementerian Agama selama ini berjalan sangat harmonis, meski ada perbedaan pendapat. Malahan, perbedaan pendapat itu, menurut Shadiq suatu rahmat didalam melahirkan suatu keputusan atau kebijakan.
Dikemukan Bupati, Pemkab Tanah Datar siap menerima kritikan, masukan, maupun saran dari ulama dengan senang hati, baik kritikan kebijakan daerah yang telah diterbitkan, maupun yang akan diterbitkan. " peran MUI sangat diharapkan pemerintah daerah dalam melahirkan suatu keputusan, maka diminta peran sertanya, baik itu kritikan, saran, maupun masukan" Sebut Bupati.
Senada dengan itu, Syukri Iska berjanji akan bersama- sama dengan pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan keumatan yang terjadi di tengah- tengah masyarakat. malahan, pemerintah daerah bisa memanfaatkan MUI untuk berdiskusi, serta mencari solusi persoalan keumatan yang terjadi hari ini di tengah- tengah masyarakat. " tugas MUI itu memenej potensi keulamaan, bagaimana terpedaya dan menyelesaikan persoalan keumatan yang terjadi ditengah- tengah masyarakat. Apalagi, pengurus MUI yang lama, mau mengisi, sehingga menjadi suatu kekuatan untuk dapat menyelesaikan persolan itu" Sebut Syukri.
Diberikan amanah sebagai Ketua Umum MUI Masa Hikmah 2010- 2015, Syukri Iskan mengatakan suatu amanah yang sangat luar biasa. Apalagi mayoritas kepengurusan MUI diisi oleh generasi muda dengan memilik SDM yang sangat memadai, dan sesuia dengan keinginan kita. Sehingga, dapat menyelesaikan persoalan keumatan. Dan mudah- mudahan MUI lebih meningkat dimasa- masa yang akan datang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar