Kelompok Tani (Keltan) Kakao Padang Siminyak Nagari Salimpaung dinilai oleh Tim Verifikasi Lomba Keltan dan Petugas Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Rabu (15/06), kemaren, bertempat Sekretariat kelompok. Dinilainya Keltan Kakao Padang Siminyak, setelah pada penilaian tingkat Kabupaten Tanah Datar meraih peringkat I, dan berhak mewakili Luak Nan Tuo pada penilaian tingkat provinsi.
Tim penilai yang diketuai Ir Basmizar diterima oleh Kadis Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan Tanah Datar Ir Edi Arman, didampingi Kabid Perkebunan Ir Idil Mufti Uska beserta Staf, Wali Nagari Pagaruyung Djamris, BA, dan Pengurus beserta Anggota Keltan.
Menurut Ketua Keltan Padang Siminyak Sy Dt Majo Basa, ia sangat optimis dapat meraih prestasi atau menjadi yang terbaik di tingkat provinsi, dan siap untuk maju ketingkat nasional. Sebab, sejak tahun 2005, Keltan Padang Siminyak terus belajar dan berbuat dalam berusaha untuk mengembangkan tanaman kakao.
“ pada tahun 2011 ini, keltan Padang Siminyak telah mampu mengembangkan tanaman kakao seluas 26, 75 Ha, dan sekitar 85 % sudah berproduksi, dan sudah ditetapkan sebagai penangkar kakao di Kabupaten Tanah Datar” , Tuturnya.
Malahan, pada tahun 2007, Keltan Padang Siminyak juga dibantu Dinas Pertanian melalui Bidang Perkebunan untuk menbangun kebun entres seluas 1 Ha. Itupun hasilnya sangat bagus, sesuai hasil uji kelayakan dan permurniannya dari Dirjen Perkebunan Depertemen Pertanian RI pada tanggal 14 April 2011 lalu.
Pada kesempatan itu Edi Arman mengatakan dari 136.000 ha luas lahan di Kabupaten Tanah Datar, sektor perkebunan sangat potensi, sebab banyak masyarakat yang berusaha di sektor ini, seperti perkebunan kakao, karet, kopi, dan casiavera.
“ Terbukti, dari 300 Ha luas lahan yang ditanami Kakao, diperkirkaan sekitar 200 Ha lahan Kakao sudah berproduksi”, tuturnya.
Dikatakan Edi Arman, pada tahun 2011 ini Kabupaten Tanah Datar mendapatkan alokasi dana dari APBN sebesar 2,1 Milyar untuk kegiatan Gerakan Nasional Pengembangan Kakao ( GNPK) seluas 1000 Ha. Kegiatannya terdiri dari, intensifikasi tanaman seluas 600 Ha, Rehabilitasi tanaman seluas 100 Ha, dan Peremajaan tanaman seluas 300 Ha.
Menurut Basmizar, Profil Keltan Padang Siminyak yang diserahkan kepada tim penilai dinilainya hampir sempurna. Itu berkat pembinan yang dilakukan oleh dinas dan petugas penuyuluh. Sehingga tidak menyulitkan tim dalam melakukan penilaiaan. 236
Tidak ada komentar:
Posting Komentar