Proyek pembangunan Sub Terminal Agrobisnis ( STA) Koto Baru kecamatan X Koto, ditemui banyak kejanggalan oleh DPRD Tanah Datar. Sehingga diduga Proyek pembangunan yang dibiayai oleh dana APBD Tanah Datar tahun 2010 sebesar Rp 330 juta ini, terkesan dikerjakan asal jadi.
Hal itu diungkapan oleh Ketua Komisi III DPRD Tanah Datar Eri Hendri, SP (Demokrat) kepada wartawan tabloid ini, di Dewan, pecan lalu. Menurutnya, kejanggalan itu ditemui saat turun kelapangan meninjau pekerjaan pembangunan fisik pada tahun 2010. Saat meninjau proyek pembangunan fisik STA Koto Baru, Kecamatan X Koto. Ditemukan banyak kejanggalan, seperti pencoran jembatan, ditemukan tidak sesuai dengan gambar, dalam gambar ketebalan mencapai 15 cm, setelah diukur oleh anggota Komsisi III ditemukan ketebalan 12 cm.
Begitu juga pembangunan jalan tanjakan baru, ditemukan sudah ditumbuhi rumput di sepanjang jalan. Serta pelataran parkir STA sudah banyak yang berlobang, diduga dicor saat waktu hujan, sehingga mutu nya berkurang, ungkap Eri Hendri.
Disebutkan Eri Hendri, hasil dari tinjauan lapangan ini akan ditindaklanjuti dengan memanggil dinas terkait, dan sekaligus menagih janji dinas tersebut. Dimana, sesuai janji Kadinas, pekerjaan yang tidak sesuai dengan sfek akan dibongkar dan dibangun kembali oleh pihak pelaksana….. kita tunggu janjinya………
Tidak ada komentar:
Posting Komentar