Kamis, 03 Maret 2011

Buru Tikus di Sijangek Sungai Tarab......

Melonjaknya harga beras di pasaran, akibat dari tanaman padi masyarakat yang gagal panen. Salahsatu dari penyebab gagalnya tanaman padi masyarakat adalah hama tikus. Menyikapi persoalan itu, Pemkab Tanah Datar melalui Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Tanah Datar bersama masyarakat melakukan buru tikus ( membasmi hama tikus).
Bertempat di Sawah Sitakuk, Nagari Gurun Kecamatan Sungai Tarab, Wakil Bupati Tanah Datar H Hendri Arnis bersama masyarakat, juga terlihat hadiri Asisten II Setda Drs.Muzwar, Kadis Pertanian,Kehutanan dan Perkebunan diwakili Sekretaris Ir.Beni Sakti, Kepala kantor LH Marwan SE, dan Camat Sungai Tarab Syahril, S.Sos, serta Kabag Humas Desrizal, SE,   
Menurut Hendri Arnis, disaat  harga beras masih belum stabil, tanaman padi masyarakat masih diserang hama tikus, sehingga masyarakat Sitakuak Nagari Gurun, 60 persen lebih membeli beras.
Dalam buru tikus itu diperkirakan 18.000 ekor tikus musnah terbunuh dengan menggunakan alat solder.  Buru tikus yang dilaksanakan setiap jumat oleh petani di Nagari Gurun itu telah berlangsung sebulan lalu sampai sekarang dan akan terus berlanjut agar hama tikus benar-benar habis.
Juga duisampaikan Hendri Arnis, tingginya harga beras saat ini juga akibat dari banyaknya tanaman padi masyarakat diserang hama tikus, untuk meringankan beban masyarakat juga telah dilakukan operasi pasar bekerjasama dengan Dolog dengan harga beras Rp.6.300/Kg.
Operasi pasar ini telah mulai dilaksanakan disetiap Kecamatan, diharapkan masyarakat kurang mampu dapat  membeli beras tersebut, karena harga beras lokal masih mahal.
Hendri Arnis juga berharap kepada masyarakat agar dapat melaksanakan pemberantasan hama tikus  secara terpadu dan terintegrasi. Gerakan yang harus dilakukan adalah tanam serentak, berburu tikus sesudah panen, pembersihan tali Bandar, penyolderan pada lobang aktif, serta pemasangan umpan dan perangkap bambu.
Dengan gerakan terpadu dan terintegrasi itu, Mudah-mudahan hama tikus akan jauh berkurang di Kabupaten Tanah Datar, dan panen masayraakt bisa meningkat, imbau Wabup. Nasrul Chaniago.  
 

Tidak ada komentar: