VISI TANPA EKSEKUSI ADALAH
Selasa, 24 Januari 2012
Batusangkar, KP.
Jajaran Kementarian Agama Sumatera Barat mesti mampu menjadi suri tauladaan, dan berakhlaq serta berintegritas tinggi. Sehingga tidak menberikan peluang kepada dan celah kepada munculnya penilaian rendah dari masyarakat terhadap institusi dan aparatur. Serta jaga kemitraan dengan kerjasama yang baik dan berguna bagi kemaslahatan umat.
Hal itu dikemukan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kamenag) Sumbar Drs H Ismail Usman ketika menbuka secara resmi Rapat Kerja ( Raker) dilingkungan Kamenag Tanah Datar, di Aula STIE/STIA Pagaruyung batusangkar, Kamis (19/1) kemaren. Hadir dalam kesempatan itu Wakil bupati Tanah Datar H Hendri Arnis, Ketua Komisi I DPRD Tanah Datar Yasmansyah, S,Ag, Kepala Kamenag Tanah Datar Drs Malikia, MA, Pejabat Eselon IV dan V dilingkungan Kamenag Tanah Datar, Kepala Sekolah MAN, MTsN serta KUA se Tanah Datar.
" berbagai isu keagamaan aktual dimasyarakat belakangan ini, mengharuskan aparatur kementerian agama bekerja lebih optimal dalam melakukan pengaturan, bimbingan, pelayanan, dan pengawasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi" ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ismail Usman juga menghimbau kepada seluruh jajarannya agar mentaati aturan dan pedoman penyelenggaran tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel berdasarkan kerangka manajerial dan moral yang ketat.
“ lakukan pengawasan melekat dalam diri, dan tempatkan proporsi kewenangan yang dimiliki, serta pertimbangkan secara matang segala langkah dan tindakan yang akan dilakukan. Seperti, perbaiki lingkungan dengan menciptakan suasana yang mendukung bagi terlaksananya program pencegahan dan pemberantasan korupsi” ujarnya.
Lebih lanjut Ismail Usman mengajak jajaran Kamenag agar sikap atau sistem yang dapat mengarahkan kita pada perbuatan koruptif dihindarkan. Sebab, sekuat apapun niat dan kapabilitas moral seseorang, jika berada dalam lingkungan yang tidak mendukung bagi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bebas dari korupsi, hampir dapat dipastikan akan dapat mengoyahkannya.
" lingkungan kerja dan interaksi sosial yang bersih perlu diciptakan dengan memulai dari diri sendiri, dari yang terkecil, dan dari saat ini. Karena dari setiap gerak langkah dan kebijakan aparatur pemerintahan selalu dimonitor oleh mata dan telingan masyarakat" sebutnya.
Sebab, staf yang berbuat atau bermain-main dilapangan akan kita tindak. Kebijakan ini kita lakukan agar perbuatan dan permainan yang mengarak kepada korupsi mesti kita hentikan dan kita sikat habis, sambungnya.
Wabup Tanah Datar pada kesempatan itu menyampaikan, Kamenag Tanah Datar dan jajarannya telah memberikan sesuatu yang baik bagi kemajuan bidang keagamaan di luak nan tuo. Prestasi yang telah ditoreh oleh Kamenag Tanah Datar tersebut, pemerintah daerah beserta masyarakat memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya.
Sementara itu, Kamenag Tanah Datar mengatakan Raker menrupakan forum starategis untuk evaluasi program dan kegiatan tahun 2011 dilingkungan Kamenag Tanah Datar yang telah berakhir, dan forum diskusi serta konsultasi.
Sehingga, sebut Malikia, dari Raker dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif untuk merumuskan langkah – langkah yang diperlukan untuk perencanaan, pelaksanaan program dan kegiatan -kegiatan skala prioritas untuk tahun anggaran 2012.
Pada kesempatan, Malikia juga menyampaikan masalah yang dihadapi, diantaranya kekurangan tenaga pengulu fungsional, pemindahan kantor KUA Kec X Koto, Kekurangan pengawas bidang study yang UN kan, serta permohonan MAS Salimpaung, MAS Rambatan, dan MAS Padang Ganting menjadi sekolah negeri.
Raker dengan tema “ terwujudnya program kerja dan kegiatan dijajaran Kamenag Tanah Datar yang transparan dan akuntabel” diikuti peserta sebanyak 232 orang, terdiri dari pejabat eselon IV dan V Lingkungan Kamenag Tanah Datar, kepala dan wakil kepala madrasah swasta dan negeri, KUA, penyuluh agama islam fungsional. Dan penghulu fungsional.
Tampil sebagai nara sumber pada raker tersebut, Kanwil Kamenag Sumbar, KTU Kanwil Sumbar, Kepala Bidang Mapenda Kanwil Sumbar, Kepala Bidang Urais Kanwil Sumbar, dan Kamenag Tanah Datar. (236)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar