Senin, 11 Juli 2011

Bupati resmikan Rumah Sakit Ibu Anak Sayang Ibu Batusangkar

Meski sempat tertunda sekian tahun, akhirnya Rumah Bersalin Ibu Anak (RBAI) Sayang Ibu Batusangkar resmi berubah status menjadi Rumah Sakit Ibu Anak (RSIA) Sayang Ibu Batusangkar. Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan Prasasti oleh Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigoe, dan sekaligus pembukaan papan nama RSAI Sayang Ibu oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batusangkar Yuyu Ayomsaro, Sh,MH, Senen ( 11/07) Kemaren. Turut hadir pada peresmian tersebut, Ketua DPRD Tanah Datar Zuldafri Darma, Ketua Persi Sumbar dr Sukhyar Iskandar, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Muspida, Pimpian SKPD dilingkungan Pemkab Tanah Datar, Camat Sungai Tarab dan Lima kaum, serta Wali Nagari se Kecamatan Sungai Tarab, dan tokoh masyarakat Simpuruik.
Menurut Bupati Tanah Datar, dengan diresmikannnya pemakaian RSIA Sayang Ibu ini, dapat menjawab masalah persalinan, kesehatan ibu dan anak, serta bisa menekan angka kematian anak dan ibu dalam melahirkan. " berikan pelayanan yang sangat memuaskan kepada masyarakat yang menbutuhkan pelayanan. Agar, masyarakat merasa senang dan puas dalam menerima pelayana yang diberikan ketika berobat di RSIA Sayang Ibu ini" Tutur Bupati.
Dikemukan Bupati, izin operasional RSIA Sayang ibu ini sempat ditahannya, karena Rumah Sakit Umum Batusangkar masih memiliki satu dokter kandungan, yakni Dr Zulhanif notabene Pendiri RSIA Sayang Ibu ini. Maka, saya tidak mengeluarkan izin tersebut, karena berdampak kepada pelayanan yang akan diberikan kepada masyarakat yang menbutuhkan pelayanan.
" saya intruksikan kepada pihak rumah sakit untuk menambah satu orang lagi dokter kandungan, agar bisa menberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat yang sedang menbutuhkan pelayanan persalinan di rumah sakit. Sebab, masalah kesehatan merupakan sektor yang sangat diprioritaskan dalam menbangun Kabupaten Tanah Datar ", tutur Bupati.
Kesehatan itu merupakan salahsatu dari tujuan pembangunan di Kabupaten Tanah Datar. Sebab, salahsatu indikator untuk menentukan tingkat kecerdasan manusia, yakni sehatnya. Kalau manusianya tidak sehat, jelas tingkat kecerdasannya tidak lebih dari orang yang sehat. Kehadiran RSAI Sayang Ibu ini sangat mendukung program Pemkab Tanah Datar dibidang kesehatan, Ungkap Bupati.
Sementara itu Direktur RSIA SAyang Ibu, dr Ermis Nurdin mengatakan tingginya keinginan masyarakat didaerah ini untuk melakukan persalinan dengan baik dan maksimal, maka pihak pengelola menbangun sebuah bangunan baru yang representatif yang dapat melayani pasien dengan baik dan nyaman. Serta, didukung dengan ruangan dan peralatan yang lengkap dan tanaga ahli yang profesional, sehingga dapat menberikan rasa puas kepada masyarakat.
RSAI Sayang Ibu ini, kata dr Ermis berupaya akan menberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, sesuai dengan visi dan misinya, yakni menjadikan rumah sakit yang terkemuka dan dipercaya masayarakat, melalui upaya kesehatan terpadu, dan bermutu.
Begitu juga Penangungjawab RSIA dr H Zulhanif Nazar mengatakan rumah sakit swasta ini didirikan untuk pelayanan, persalinan dan kesehatan ibu dan anak untuk masyarakat Tanah Datar dam Sumatera Barat. Dan tidak tertutup kemungkinan menerima pasien dari luar Sumbar. Kedepan, ia berharap RSIA Sayang Ibu ini mendapat tempat dihati masyarakat dan pemerintah daerah. " kami selalu berupaya untuk terus meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan fasilitas yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi" Harapnya. (236)

Tidak ada komentar: