Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar mengajak Panitia dan Pengawas Pelaksanaan Ujian Nasional ( UN) tingkat SMA/ SMK/ MA bisa menciptkan suasana yang sangat menyenangkan, sehingga UN bukanlah yang menakutkan bagi siswa. UN diselenggarakan pada tanggal 18 hingga 21 April ini, ditempatkan dua orang panitia setiap ruangan dan dua orang pengawas serta anggota Polri disetiap sekolah.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Tanah Datar Drs H. Darisman kepada wartawan sehari menjelang UN, Minggu (17/04). "Jadikan ujian nasional ini bukan hal yang menakutkan bagi siswa. Ini tergantung bagaimana panitia dan pengawas menciptakan suasana yang menyenangkan di dalam ruang ujian," sebut Darisman.
Ia juga berharap supaya seluruh panitia dan pengawas yang terlibat langsung dalam Ujian Nasional tingkat SLTA, agar bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing serta bertanggung jawab dalam mengirimkan data dan naskah ujian ke panitia.
Selain itu, panitia dan pengawas juga menjaga kerahasian naskah ujian, dan jangan ada soal yang bocor kepada pihak yang tidak bertanggung jawab. “ Bila ini dilanggar maka akan diberikan sanksi yang seberat-beratnya seperti pemecatan dan diberhentikan dengan tidak hormat," tandas Darisman.
Darisman menambahkan panitia dan pengawas UN hendaknya juga memiliki sikap jujur, teliti dan memegang kerahasian, tidak boleh bawa alat elektronik ke ruang ujian, dan yang terpenting adalah tidak merokok selama ujian berlangsung.
Kepada panitia dan pengawas ujian serta guru, Darisman juga mengajak agar dapat menahan diri dengan tidak merokok dihadapan siswa, serta menjaga aktifitas (gerakan dan sikap) dalam ruangan yang dapat mengganggu konsentrasi siswa. Nasrul Chaniago
Tidak ada komentar:
Posting Komentar