Sabtu, 19 Maret 2011

Tanah Datar dijadikan tujuan pembelajaran Pengelolaan keuangan daerah dan aset....


Keberhasilan Pemkab Tanah datar meraih prediket Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) dari BPK-RI Perwakilan Sumatera Barat dalam pengelolaan keuangan dan asset daerah.  Sehinga menjadi daerah tujuan study banding dan pembelajaran bagi daerah kab/kota dalam mengelola keuangan dan asset daerah. Seperti, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan melakukan studi banding ke Pemkab Tanah Datar untuk belajar pengelolaan keuangan dan aset daerah, pekan lalu.
Rombongan Pemkab Luwu Utara yang dipimpin oleh Sekdanya Mujahiddin Ibrahim didampingi Kepala DPPKA Mas'ud dan  Kabag Humas Ahmad Bukara, beserta staf  diterima Plt. Sekda Tanah Datar Ucu Bunyamin dan SKPD terkait di Aula Eksekutif  Kantor Bupati Tanah Datar.  

Ucu Bunyamin menyatakan penghargaannya pada Pemkab Luwu Utara yang berkesempatan mengunjungi Tanah Datar, dan menempatkan daerah ini sebagai kegiatan untuk belajar mengelola keuangan daerah dan aset. “ selama ini Pemkab Tanah Datar mencoba disiplin dan mempertanggungjawabkan setiap bentuk belanja, serta pengeluaran keuangan dengan baik” sebut Ucu Bunyamin.  

disebutkan Ucu Bunyamin, pengeluaran keuangan yang dilaksanakan ditata dengan administrasi yang tepat, dan laporan yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan  dengan bukti.  

Penghargaan opini WTP yang diraih, menurut Ucu sebagai kerja keras dan upaya pembenahan yang dilaksanakan atas tertib admnistrasi, peloporan dan pertanggungjawaban belanja keuangan.

Sekda Luwu Utara Mujahiddin menyebut bahwa studi banding ini dilaksanakan untuk mencontoh dan menpelajari bagaimana Pemkab Tanah Datar yang dianggap berhasil dalam melaksanakan pertanggungjawaban laporan keuangan, selama membelanjakan dana dari APBD.

Disebutkannya,  Pemkab Luwu Utara merupakan daerah pemekaran pada tahun 1999, dan selama ini APBD yang berjumlah sekitar Rp550 miliar telah mendapat penilaian opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). “ saya salut dengan kondisi keuangan Tanah Datar yang disiplin dan tepat sasaran. Untuk itu Pemkab Luwu Utara yang dipimpin Bupati Arifin Junaidi berupaya ke depan menyamai prestasi Pemkab Tanah Datar” ujarnya.  Nasrul Chaniago.

Tidak ada komentar: