Kamis, 03 Maret 2011

Kontraktor Kabupaten Tanah Datar mengikuti workshop penggunaan aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE)

Sebanyak 100 kontraktor di Kabupaten Tanahdatar mengikuti workshop penggunaan aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi 3 di aula Kantor Bupati Tanahdatar, Senin (21/2).

Workshop yang dibuka Plt Sekda Tanahdatar Ucu Bunyamin tersebut juga dihadiri Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan Setda, Armen Yudi, Narasumber LPSE Bappeda provinsi Sumatra Barat Wini Sayori, ST.MMP, Nasrial, SKom, Niswen, AMd, dan pimpinan SKPD terkait.

Ucu Bunyamin mengatakan Pemerintah Kabupaten Tanahdatar mulai menerapkan proses pengadaan barang dan jasa (tender) pada setiap instansi pemerintah secara elektronik yang berbasis web/internet.

“Mulai tahun 2011 ini, Pemerintah Daerah Tanahdatar menerapkan proses tender dengan memanfaatkan fasilitas teknologi komunikasi dan informasi yang dilaksanakan oleh Layanan Pengadaan Secera Elektronik (LPSE),” ucap Ucu.

Ia menambahkan tujuan pengadaan secara elektronik adalah meningkatkan persaingan usaha yang sehat, memperbaiki tingkat efisiensi proses pengadaan, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, mendukung proses monitoring dan audit serta memenuhi kebutuhan akses informasi yang real time.

Kabag Dalbang Armen Yudi menyebut, semua infrastruktur pendukung pelaksanaan LPSE tersebut telah disiapkan seperti bandwith internet 1 Mbps. Dalam waktu dekat akan dilaksanakan pelatihan teknis kepada PNS yang dipersiapkan menjadi Panitia Pengadaan, pejabat pembuat komitmen (PPK) dan selanjutnya kepada Penyedia Barang dan Jasa (kontraktor).

Ia mengatakan diterapkannya LPSE ini dapat menguntungkan Panitia Pengadaan dan Penyedia Barang dan Jasa. Dimana panitia akan mendapatkan penawaran yang lebih banyak, mempermudah proses administrasi dan mempermudah PPK atau Panitia Pengadaan dalam mempertanggungjawabkan proses pengadaan.

“Sedangkan keuntungan bagi kontraktor adalah menciptakan persaingan usaha yang sehat, memperluas peluang usaha, membuka kesempatan pelaku usaha mengikuti lelang dan mengurangi biaya transportasi untuk mengikuti lelang,” ucap Armen

Tidak ada komentar: